Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di SMK Ganesha Tama Boyolali: Menjaga Iman Pelajar di Tengah Perkembangan Teknologi


Boyolali, 16 Januari 2026 – SMK Ganesha Tama Boyolali kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman melalui penyelenggaraan kegiatan keagamaan memperingati peristiwa agung Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini diikuti secara serentak oleh seluruh siswa kelas X, XI, dan XII, beserta jajaran dewan guru serta tenaga kependidikan, dan dilaksanakan di Aula Barat SMK Ganesha Tama Boyolali.

Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai keimanan dan karakter religius kepada peserta didik, khususnya di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi digital yang kian memengaruhi kehidupan pelajar. Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, sekolah berupaya menghadirkan ruang refleksi spiritual agar siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pondasi moral dan spiritual yang kuat.

Kegiatan ini mengusung tema “Menjaga Iman Pelajar di Tengah Perkembangan Teknologi” Tema ini dinilai sangat relevan dengan kondisi pelajar saat ini yang hidup berdampingan dengan teknologi digital. Dengan kemudahan akses informasi dan komunikasi, pelajar dituntut memiliki keimanan yang kokoh agar mampu menyaring pengaruh negatif serta memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Meneladani Rasulullah SAW sebagai Benteng Moral Pelajar

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Suasana religius terasa sejak awal kegiatan, menciptakan nuansa yang kondusif bagi para peserta untuk merenungi makna Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari pihak sekolah.

Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk mengajak siswa memahami perjalanan spiritual Rasulullah SAW serta meneladani akhlak beliau sebagai pedoman hidup. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi benteng moral bagi pelajar dalam menghadapi dinamika kehidupan modern.

“Di era teknologi saat ini, pelajar dihadapkan pada berbagai pengaruh, baik yang bersifat positif maupun negatif. Oleh karena itu, iman yang kuat dan akhlak Rasulullah SAW harus menjadi pegangan utama agar siswa mampu bersikap bijak, santun, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi,” ujar pihak sekolah dalam sambutannya.

Hikmah Isra Mi’raj dan Pentingnya Sholat di Era Digital

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah oleh penceramah. Dalam ceramahnya, penceramah menjelaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan bukti kebesaran Allah SWT serta peristiwa luar biasa yang menegaskan kewajiban sholat lima waktu bagi umat Islam. Sholat dipaparkan sebagai ibadah utama yang memiliki peran penting dalam menjaga keimanan, kedisiplinan, dan ketenangan batin.

Di tengah kesibukan dan godaan dunia digital, sholat menjadi pengingat bagi pelajar untuk senantiasa menjaga hubungan dengan Allah SWT. Melalui sholat yang khusyuk dan tepat waktu, pelajar diharapkan mampu mengendalikan diri, menjauhi perilaku negatif, serta membangun karakter yang jujur dan bertanggung jawab.

“Teknologi boleh berkembang, tetapi sholat jangan sampai ditinggalkan. Perbaiki sholatmu, maka Allah akan memperbaiki hidupmu. Sholat adalah tiang agama dan mampu mencegah perbuatan keji dan mungkar,” tutur penceramah dalam tausiyahnya yang disimak dengan penuh perhatian oleh para peserta.

Membangun Karakter Religius Pelajar di Tengah Arus Teknologi

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini disambut dengan antusias oleh para siswa dari seluruh jenjang kelas. Para siswa mengikuti rangkaian acara dengan tertib, khidmat, dan penuh perhatian. Kegiatan ini tidak hanya memberikan tambahan pengetahuan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana refleksi diri bagi para siswa dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Salah satu siswa mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan motivasi untuk lebih meningkatkan ibadah serta lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi. Menurutnya, perkembangan teknologi seharusnya menjadi sarana untuk mendukung hal-hal positif, bukan sebaliknya.

“Kegiatan ini mengingatkan kami agar tidak lalai dengan perkembangan teknologi. Justru iman harus semakin kuat agar kami bisa memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini, SMK Ganesha Tama Boyolali berharap nilai-nilai keimanan dan akhlakul karimah dapat tertanam kuat dalam diri peserta didik. Dengan iman yang kokoh dan akhlak yang baik, pelajar diharapkan mampu menghadapi tantangan perkembangan teknologi tanpa kehilangan jati diri. Sekolah berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang mendukung pembentukan karakter siswa agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berdaya saing, serta beriman dan berakhlak mulia.

Penulis:
Tim Humas SMK Ganesha Tama Boyolali

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *